Rainbow after the Rain

Ibu

Posted by: fajarandika on: Agustus 21, 2008

Ribuan Kilo..Jalan yang kau tempuh..

lewati rintangan..untuk aku anakmu..

Ibuku sayang..masih terus berjalan..

Walau tapak kaki penuh darah penuh nanah..

Seperti udara kasih yang engkau berikan..

Tak Sanggup Ku Membalas…IBU..

Ingin kudekap dan menangis di pangkuanmu ..

Sampai aku tertidur bagai masa kecil dulu..

Lalu doa2 baluri sekujur tubuhku..

Dengan apa membalas IBU…
Hari ini..aku ingat ibu..di pagi dini hari kota Medan.., di tengah hiruk pikuknya suara kantor yang masih berteriak-teriak masalah deadline surat kabar yang terbit besok..Ya..Aku rindu Ibu..

Aku rindu pada senyumnya yang senantiasa menyambut pulangku..

Rindu pada belaian tangan nya di kepalaku ketika..ya..ketika segala keluh kesahku termuntah kan di depannya.. Ia tidak jijik.. Ia tidak berlari.. Ia bahkan lagi-lagi tersenyum..luar biasa..Ibu..

Aku juga rindu pada goreng pisangnya yang selalu disajikan dengan bumbu cinta dan tepung kasih sayang..benar-benar tidak bisa dan tak akan terlupa..

Ibu..ingin ku bahagiakan dirimu..walau tak secuil dari itu kan membalas apa yang telah engkau berikan pada diri ini..

Ibu..hari ini lagi-lagi aku belajar..belajar untuk ikhlas..seperti ajaran mu Ibu..Ternyata.., Ikhlas itu tidak mudah Ibu..ada setengah diri ini yang harus bertarung dengan bagiannya yang lain..Mengalahkan diri sendiri..Mengalahkan Ego..Tapi Ibu..sempat pula tercicip nikmat itu.. nikmat yang kurasa karena ihklas Ibu..Maafkan aku..mungkin terlalu cepat untuk menyimpulkan..Aku memang masih ada di pintu gerbang lapis pertama dari keihklasan..masih ada enam pintu lagi Bu..

Ibu..lagi-lagi aku meminta padamu..Bu..Aku mohon doakan aku dalam perjuanganku..Menjadi Seorang Ahli Ikhlas..

Tinggalkan Balasan

 

Agustus 2008
S S R K J S M
« Jul   Sep »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Halaman

Pengarang