Rainbow after the Rain

Pasang Surut

Posted by: fajarandika on: Juli 7, 2008

Umur manusia dewasa ini katanya rata-rata 63 tahun..itu berarti, umurku saat ini telah sampai 1/3 nya. Ya, tanpa terasa waktu terus berlalu dengan tubuh yang semakin lapuk. Dalam 1/3 umur itu pun berbagai pengalaman sudah terlewati, Katanya lagi ni..pengalaman itu adalah guru terbaik, selalu menyinari jiwa-jiwa yang sebelumnya gelap.

Bagiku pengalaman memang punya peran..punya makna..Tapi mengapa ya, jiwa ini masih saja belum bisa memanfaatkanya dengan maksimal..Selalu saja belum mampu untuk istiqamah dalam setiap hal yang di jalani. Hingga terkadang kesabaran berlalu bagai angin senja..

Ada seorang “kohai” yang selalu membuatku kagum. Ia seolah selalu mampu menjaga istiqomahnya dalam segala hal. Tentunya soal ibadah.. Setiap saat kumandang azan memanggil, ia selalu mampu mengatasi perhiasan dunia dan berlari memeluk akhiratnya. Bahkan dalam kondisi yang membuat malas sekalipun..hujan..sakit..ia tetap bergeming dengan ibadahnya. Hebat..pikirku, Ingin menjadi sepertinya…

Pernah aku punya saat-saat itu, saat-saat indah dengan rutinitas ibadah, dingin shubuh sekalipun tak menghalangiku untuk bersepeda mejemput pahala yang disediakanNYA. Namun tetap saja, bagiku itu tak penah berlangsung lama.. Sekali saja..ya..Sekali saja aku jatuh maka itu akan berlangsung beberapa waktu..hingga semangatku…motivasiku..kembali lagi..Hufff selalu saja begitu

Rasa kesal dan marah terhadap diri sendiri tentu saja sangat akrab di hari-hari ku. Terkadang malu rasanya..seperti memakai topeng bagus namun busuk,borok,dan nanah di dalam..Topeng pakaian, Topeng perkataan, Topeng fisik ini..Ya Rabb engkau lah yang paling tahu Hamba mu yang lemah..lemah.. ini..Selalu saja jatuh..bangun..jatuh lagi..di lubang yang sama..Dunia yang Fana..Padahal Janjimu..Akhirat adalah Pasti..

Tentu saja..setiap saat aku jatuh, perasaan takut selalu muncul..Aku takut dalam surutku, aku menjadi orang-orang seperti yang pernah engkau sebutkan. Yang mencari..selalu mengejar kehidupan fana ini..engkau tutup hati,pendengaran, dan penglihatan mereka.. Aku takut cahaya itu hilang..

Selalu saja aku disentil dengan Rahmatnya..bahkan di saat aku surut, ia tak pernah putus2 memberi rahmat nya pada ku.. Aku jadi malu.. 1 Minggu yang lalu aku surut lagi..Namun di hari jumatnya kudapati buletin jumat dengan isi “Rasulullah lebih mencintai hidup Akhirat Ketimbang Dunia”. Isi nya..hanya orang-orang bodoh saja yang hidup mengejar dunia dan untuk mengejar dunia lah orang bodoh hidup. Di hari Sabtu..Ia pertemuka aku dengan teman2 yang hidup nya sedikit kurang beruntung..Dan akhirnya Di hari itu aku kembali menemukan semangatku..

Bagiku..

Semangat selalu datang dan pergi bagai musim yang berganti..

Selalu naik dan turun bagai pasang dan surutnya air laut..

Dewasakan jiwa ini ya Rabb..bersama dengan Tubuh lapuk yang termakan Usia

Jadikan jiwa ini Istiqomah..dalam jatuh bangunnya, dan..

Jadikan ia jiwa2 yang kembali pada Mu dalam keadaan baik nantinya…

Wrote 7 July 2008..Waiting The Progress

Tinggalkan Balasan

 

Juli 2008
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Halaman

Pengarang